Showing posts with label Coretanku. Show all posts
Showing posts with label Coretanku. Show all posts

Sunday, 28 April 2013

A Letter For My Son- part 1

Putraku sayang... tak terasa 13 bulan kita bersama
Banyak cerita yang kita lukis di dunia ini, kehadiranmu sangat mewarnai hari-hari Bunda.
Bunda merasa tak banyak yang dilakukan untukmu. Untuk kebahagiaanmu, Bunda merelakan apapun yang ada pada Bunda.
Maafkan Bunda yang masih egois dengan waktu Bunda. Maafkan Bunda yang masih meninggalkanmu sejenak untuk mencari nafkah. Bukan karena gila harta atau jabatan Nak... tapi Bunda melakukan ini untuk keluarga, terutama untukmu dan masa depanmu.
Bunda sedih ketika harus meninggalkanmu beberapa jam untuk bekerja, Bunda sedih jika tak melihatmu berkembang setiap detiknya. Bunda menangis bila tanpa sengaja berkata keras kapadamu Nak. Rasanya seperti teriris pedang hati Bunda...
Anakku sayang... Bunda sebenarnya tak ingin hidup seperti ini, ini adalah sebuah pilihan yang harus Bunda jalani, pada saatnya kau akan mengerti. Keadaan yang mengharuskan Bunda seperti ini sayang...
Bunda berjanji Nak... Bunda akan menjagamu sampai maut yang memisahkan, Bunda akan mendidikmu dengan penuh kesabaran, Bunda akan selalu tersenyum  didepanmu sampai mata Bunda tertutup selamanya. Apapun yang terjadi, Bunda akan berusaha menahan air mata ini untukmu Nak... Bunda ingin hanya air mata kebahagiaan yang kau lihat, bukan air mata kesedihan...
Karena Bunda ingin bersama Labiq sampai di surga, ijinkan Bunda mengantarmu sampai pintu gerbang yang indah itu Nak...
Yakinlah... semua akan indah pada waktunya...

to my litle son : Hasan Ikhwanul Labiq

Wednesday, 12 September 2012

Mendadak Galau

Aku MENDADAK GALAU karena ada sesuatu yang mengusik pikiranku
Galau setelah memikirkan murid-muridku terdahulu
Masih teringat ketika mereka masih kecil dan unyu-unyu berlarian pergi mengaji di TPQ kampungku
Masih teringat juga ketika mereka dengan lantang, pintar dan cerdas membaca ayat-ayat Al-Quran
Baru 3 bulan yang lalu aku melihat mereka pulang membawa Al-Quran sepulang mengaji dengan riang dan santun memakai busana muslim.
Rasanya bangga sekali masih ada secercah Islam di tengah kampung yang semrawut ini

Saturday, 31 December 2011

Aku Mencintaimu dengan Sederhana

Aku Mencintaimu dengan Sederhana
Sesederhana ketika aku memilihmu
Bukan karena ketampananmu atau kepintaranmu
tapi karena cintamu sederhana dan tak muluk-muluk

Kau bukan orang yang romantis
tapi kau berusaha menunjukkan keromantisanmu secara sederhana
Kau bukan orang yang suka merayu
tapi kesederhanaan rayuanmu membuatku luluh

Monday, 26 December 2011

Cinta Monyet ^_^

Ketika kita masih kecil terkadang ada kenangan indah yang membuat tertawa sendiri bila mengingatnya ketika kita telah dewasa. Saat mengalami ketertarikan kepada lawan jenis saat masih SD bisa dibilang adalah hal lucu yang terkadang tidak bisa dilupakan. Setiap orang pasti memiliki kenangan tersendiri untuk itu, dan mungkin akan menjadi lembaran memory yang membuat kita terkenang atas kenakalan kita semasa kecil.
Aku-pun juga mengalami hal yang sama, menyukai "orang ganteng" di sekolah padahal usia baru setingkat SD (lupa aku tepatnya). Secara fisik, aku memang bukan cewek cantik dan populer waktu itu, karena gayaku seperti cowok, hitam, dekil, berkadas. Dan bisa dibilang kalah banget sama temen-temen yang gayanya imut dan cantik, karena hobiku adalah main kelereng, main layangan dan main perang-perangan. Karena adikku juga masih kecil, jadi sebagian waktuku adalah mengurus mereka ketika orang tua bekerja untuk menafkahi kami, jadi gak ada ceritanya merawat tubuh sama sekali. Kalau lihat foto kadang pengen tertawa sendiri hehehe....

Friday, 25 November 2011

Guru Masihkan Tanpa Tanda Jasa?

Hari Guru diperingati setiap tanggal 25 November setiap tahunnya, saya belum tau pasti apa yang mendasari kenapa diperingati pada tanggal tersebut. Bagi saya tidak ada pengaruhnya antara diperingati dan tidak diperingati, karena mungkin kebanyakan diperingati dengan diadakan Upacara dan pidato para oknum pemerintah yang menjanjikan ini itu kepada para guru yang terkadang mereka akan menanti janji-janji itu kapan akan ditepati.

Wednesday, 27 July 2011

Outboand dan Pendidikan Karakter D4 ITB - SEAMOLEC Batch 4





Alhamdulillah perkuliahan di SEAMOLEC udah berlangsung selama 3 minggu. Sebelum dilakukan perkuliahan terlebih dahulu para mahasiswa ITB mengikuti pendidikan karakter yang diselenggarakan oleh SEAMOLEC. Pelaksanaannya dilakukan mulai tanggal 23-25 Juli 2011.
Pembukaan outboand dilaksanakan pada sore hari yang dihadiri oleh Direktur SEAMOLEC Bapak. Gatot Hari P. selaku penanggungjawab perkuliahan di SEAMOLEC dan ITB. Selain itu dihadiri oleh ibu Dewi selaku penanggungjawab akademik dan para dosen pengajar selama di SEAMOLEC.
Hari ke-2 mulai dilaksanakan outboand yang dibina oleh Pak Stanley dan kru, dimana beliau adalah seorang trainer yang sudah terkenal jajaran internasional dan sebagai pendiri KAISINOV trainer. Setelah dilakukan pengenalan di ruangan, para mahasiswa dibentuk 4 kelompok yang anggotanya selain dari mahasiswa D4 tapi juga adari mahasiswa D3 AMIK, sedangkan aku sendiri tergabung dalam kelompok Kerbau. Kemudian para mahasiswa turun ke lapangan sekitar UT dan melakukan outboand disana.
Pada pelaksanaan permaianan, banyak sekali permainan yang membentuk karakter Team Work, mereka dilatih bagaimana bekerja sama dengan baik, diantaranya adalah permainan ranjau, sarang laba-laba, kelereng dan menghafal peta. Seru banget pokoknya, tapi sayangnya q tidak mengikuti karena hamil hehhehehehe....
Yang menarik pada pelaksanaan outboand adalah kita disana diajarkan untuk disiplin, menjaga kebersihan dan berani dalam mengambil resiko. Ada satu hal lagi yang menarik, kita semua diberi tugas untuk menjual bolpoin yang harga aslinya adalah 1500 tapi harus bisa mendapatkan lebih dari itu. Dan pada hari pertama, ada seorang teman yang berhasil menjual 1 bolpoint dengan harga 60.ooo. Pada hari ke-2, aku juga berusaha membantu kelompokku dalam menjual bolpoint, dan alhamdulillah aku bisa menjual dengan harga 100.000 per biji dan aaku bisa menjual 2 bolpoint sekaligus pada wakil Dikdasmenku yang kebetulan mampu dan mengerti kejujuranku. Dari situ aku bosa mengambil hikmah tak ada yang tak mungkin dalam dunia ini, asal kita berani dan jujur semua akan kita daptkan yang terkadang tidak terpikirkan oleh orang lain.

Hari terakhir Outboand ditutup dengan capek tapi menyenangkan, kelompok kami juara 1 dengan perolehan bintang terbanyak. Yang membuat kami senang dalam mengikuti kegiatan ini adalah karena pak Stanlay selaku instruktur selalu memberikan semangat dan mengajak bernyanyi mahasiswa dengan alunan gitarnya. Salut dengan beliau, meski usianya telah lanjut tapi semangatnya masih menggebu untuk melakukan perubahan...

Thursday, 21 July 2011

Transfer D3 ke D4, kerja sama SEAMOEC dan ITB

ITB.... wah ga kebayang gue bisa kuliah disini. Dulu mimpi kepingin sekolah disini, tapi karena ga ada duit akhirnya mimpi hanya tinggallah mimpi hehehe...
tapi.. setelah sekian bermimpi akhirnya dikabulkan juga oleh Alloh buat menuntut ilmu disini. Kampus tempat Bapak B.J. Habibie belajar.
Tanggal 25 Maret, q dengan 15 teman-teman seperjuangan melakukan Tes Tulis dan Wawancara di kampus ITB tepatnya di gedung Ahmad Bakrie STEI ITB. Ga nyangka banget apa yang q pelajari ga ada yang keluar di tes tulis, eh yang keluar malah matematika, algoritma, bahasa inggris, ditambah lagi pake tes wawancara bahasa inggris, karena kurang bisa berucap dengan baik jadinya jawabnya "litle-litle I can" hahahaha....
Lama banget nunggu pengumumannya, apa lagi penanggung jawabnya susah banget dihubungi, dan pada bulan april eh ada pengumuman melalui e-mail yang menerangkan kalo aku diterima, tapi masih ada mahasiswa lain yang juga tes sama dengan q.
18 Juli 2011, q berangkat dari Batu ke Bandung naik kereta Malabar diantar oleh orang-orang tercinta sampe stasiun kereta (suami q, Ita, Enok, Windra, Roni sopir ngebut , Bu Eka, Atik) dan sahabatku yang sampe dateng ke rumah (mb Yayuk, bu Rani, bu Ana) rasanya terharu banget sampe pas di kereta ga berhenti meneteskan air mata, dukungan mereka membuatku semakin semangat untuk menuntut ilmu di Kota Kembang orang.
19 Juli 2011 pagi q sampai di stasiun dengan bawaan yang supeerrrr berat tapi ga ada satupun orang yang nolongin bawakan, padahal q lagi mengandung hiks...hiks... but gpp ujian pertama harus ga boleh nyerah hehehe.... dari stasiun q dijemput keponakannya Teh Wulan teman ngajar q di SMP dan nginep di rumah beliau, alhamdulillah q masih punya orang-orang yang baik dan menolong dengan ikhlas (thanks to Ibu, Teh Edoy, Kiki).
20 Juli 2011, ga nyangka kakiku menginjak rumput ITB sekali lagi dan setelah pembukaan perkuliahan akhirnya q dan 73 mahasiswa lainnya resmi menjadi bagian dari ITB, tapi dari sambutan dosen dan Seamolec rasanya susah banget dapet ijazah dengan stempel cap Gajah, but dihadapi aja deh
20 Juli 2011 jam 9 malem q tiba di kompleks UT, kantor SEAMOLEC di Pondok Cabe Tangerang Selatan, salah satu pernyasaratan penjurusan adalah mengikuti perkuliahan yang diadakan oleh SEAMOLEC yang katanya berat buanget sampe nguras energi selama 2 bulan dan diteruskan magang selama 1 bulan.
24-25 Juli ada outboand tuh, belum tau ntar modelnya kaya gimana dan..
26 Juli adalah awal pertempuranku semoga bisa finish dengan tepat waktu dan sempurna.. amin

itulah sekilas perjuangan awalku menuju impian q...
semoga Alloh meridhoi langkahku dan menjaga bayi yang usianya sekarang 1 bulan di dalam perutku... sabar ya Nak... Bunda pasti akan berusaha menjagamu....
Ridho Suami, Ibu q, doa keluarga dan teman-teman q memberikan energi lebih untuk menuntut ilmu di ITB... I Love U All...

Jangan pernah takut untuk bermimpi.... Alloh akan selalu mendengar dan mengabulkan mimpi-mimpi-mu itu...

Tuesday, 24 August 2010

Keputusan Final

saat mata terpejam
air telah mengering
angin sejuk mengibaskan sanubari
tak terasa waktunya telah tiba

perlahan...
hati-hati..
berfikir..
termenung...

kemantapan menantang hati
kegelisahan menguap perlahan
kekuatan menyelimuti raga
doa mengiringi langkah kaki

dan..
keputusan final telah diambil
tak ada yang bisa melawan takdir
semua terjadi begitu cepat dan mengejutkan

Allah yang telah membukakan pintu hati
Allah yang telah mengijinkan semua terjadi
Allah yang telah menyandingkan pada apa yang di-Ridhoi
Hanya Allah.... hanya Allah yang mengatur semuanya....

hidup, mati, rizqi dan jodoh hanya Allah yang tahu semuanya
tak ada satu manusiapun yang bisa mencampuri-Nya
kita hanya bisa berdoa dan berusaha...
selebihnya Dia Yang Maha Mengetahui...

Semoga keputusan final ini akan berlanjut dikehidupan yang sebenarnya yaitu "AKHIRAT"
Robbana Hablana Min Azwajina Qurrota 'Ayun, Waj'alna lilmuttaqiina Imaamaa
Robbii Hablii Minas Sholihiin
Robbanaa Aatina Fiddunyaa Hasanah, wafil Aakhiroti hasanah, waqinaa Adzaabannaar
Amin..

(inspirate by me that get marriage last month)


Sunday, 4 April 2010

Coretan Itu bernama Diary

Berawal dari iseng, uneg-uneg atau curahan hati dikala boring atau lagi terkena masalah, siapa sangka dari kumpulan semua itu menghasilkan karya yang sangat menarik. Menggambarkan sebuah perjalanan hidup seseorang, menorehkan hikmah untuk kehidupan selanjutnya dan membuat diri bernostalgia pada hidup yang pernah dilewati.

Coretan itu adalah Diary... Ya hanya Diary yang bisa melakukannya. Coretan demi coretan terangkai dengan indah sesuai dengan perjalanan hidup penulisnya.
Begitu jujur dan lugas mengungkap semuanya, mulai dari rintihan hati, perasaan suka cita, sampai dengan lukisan peristiwa. Semuanya terangkum dalam sebuah buku Diary yang bermacam-macam bentuknya.

Diary bisa menjadi teman istimewa apabila kita tidak bisa menemukan orang yang tepat untuk dapat berbagi. Diary juga bisa menjadi obat dalam kesedihan jiwa yang terkadang rapuh. Diary juga menjadi hiburan tersendiri bagi yang mencantumkan peristiwa anekdot dalam rangkaian tulisannya. Tak sedikit karya tulis yang mengesankan berawal dari sebuah Diary perjalanan panjang seseorang.

Banyak sekali media yang bisa dijadikan sebagai Diary. Mulai dari sebuah buku kecil nan tebal, lembaran-lembaran kertas, Aplikasi Diary pada komputer, sampai dengan Diary yang bisa dibaca oleh semua orang melalui internet, sebut saja Blog. Tidak semua isi Diary bisa terbaca orang lain, bahkan mungkin Diary dijadikan sebagai kunci rahasia pribadi atau boleh dibilang saksi bisu pemilik Diary. Karena di dalam Diary, pemilik akan menuliskan secara lugas tentang apa yang ada dalam hatinya, dan penulislah yang akan mengeksekusi mana yang perlu disharing dan mana yang menjadi rahasia pribadi.

Manfaat Diary sangat banyak. Dari Diary kita bisa belajar mengeluarkan pendapat kita, menuliskan perasaan kita, menuliskan mimpi-mimpi yang kadang tersembunyi dibalik ego kita dan dengan Diary kita bisa berlatih untuk jujur menuliskan semua peristiwa yang akan menjadi evaluasi diri kita. Kadang dari sebuah Diary akan muncul ide-ide segar yang tidak terfikirkan oleh orang lain.

Tapi tak banyak orang yang mempunyai Diary, walaupun hanya berupa tulisan-tulisan kecil. Bagi orang yang ingin menulis sebuah Buku, maka Diary adalah pilihan tepat. Menuliskan Diary tak harus formal dengan rankaian kata-kata baku dan harus pada tempat yang sepi.
Tulisan-tulisan dan rangkaian kata-kata yang indah akan keluar dengan sendirinya bila kita memulai dengan tulisan-tulisan ringan pada tempat-tempat yang berbeda.

Mulailah menulis sahabat... sediakan buku kecil dan pensil untuk menorehkan ide kemanapun pergi. Karena Ide tidak akan terealisasi dan muncul kembali jika tidak dituliskan...
So.. buruan punya Diary ya... ^_^





PERIH

Gerimis...Dingin...Kabut...Menyelimuti langkah-langkah kecil yang perlahan dengan merintih. Merangkai kaca-kacah pecah yang tercecer dengan sakit yang merona. Terbingkai lukisan hati yang mulai rapuh. Terombang-ambing bagai kapal yang karam karena ombak.

Semuanya hanya semu. Semuanya hanya mimpi. Semuanya hanya kepedihan yang tak berujung.
Rangkaian hati mulai tersayat dengan luka yang ditorehkan angkara.
Sedikit-sedikit tapi sangat PERIH bila terus-menerus digoreskan.
Air mata-pun sudah tak mampu menghapuskan. Baja sekuat apapun akan terkikis bila Air yang ringan terus menerus membasahi. Perasaan tidak pernah bohong, Hati Nurani tidak pernah ingkar, Hanya jiwa yang lunak yang mampu bertahan.

Jika memang tak sanggup lagi menorehkan kasih, berlarilah sekuat tenaga.
Jangan menoleh ke belakang, karena hanya akan menemukan serpihan hati yang retak.
Jika hanya akan membuat beban hidup menjadi berat
Lepaskanlah dengan lekas, karena kau tidak akan pernah memungutnya kembali.
Bebaskan diri dari imajinasi yang akan membunuh orang sekelilingmu
Rasakanlah kedamaian itu yang akan datang seiring dengan kepergian kerikil tajam ke samudra pasir yang jauh tanpa jejak.
Ikhlaskan diri untuk memulai merangkai waktu yang hilang karena kelalaian...
Walaupun itu PERIH...



Wednesday, 31 March 2010

Fenomena Ujian Nasional

Ujian Nasional... mungkin kita sudah melaluinya atau kita sekarang lagi mengikutinya..
Ujian Nasional selama ini telah dijadikan patokan untuk mengukur keberhasilan siswa, guru dan sekolah. Mengapa diadakan Ujian Nasional? itu karena kita belum punya alat ukur untuk mengukur keberhasilan suatu proses pembelajaran di Indonesia. Hasil Ujian Nasional yang bagus akan berdampak pada guru dan sekolah pada umumnya. Bagi sekolah Swasta, pencapaian tingkat kelulusan yang tinggi akan menjadikan nilai jual yang bagus untuk perkembangan sekolah tersebut kedepannya. Tapi bila Ujian Nasional gagal pada suatu sekolah, maka akan sangat berdampak pada sekolah tersebut (boleh dibilang seperti kehilangan muka). Tapi setujukah Anda dengan adanya Ujian Nasional?

Ada beberapa cerita yang saya temukan mengenai Ujian Nasional
Ada beberapa daerah yang melaksanakan Ujian Nasional dengan tingkat kejujuran yang sangat rendah. Hal ini mereka lakukan karena mereka takut murid-muridnya tidak lulus ujian dan sekolahnya tidak mempunyai murid.
Lalu ada cerita lagi. Seorang murid SMA ada yang meninggal dunia karena malamnya dia belajar sampai tidak tidur, dan pagi tidak sempat sarapan sehingga dia pingsan setelah selesai mengerjakan soal Ujian pada hari ke-2 sampai akhirnya meninggal dunia.
Dan masih banyak sekali cerita-cerita yang kadang membuat dada ini merasa sesak bila mendengarnya. Seharusnya semua ini tidak terjadi bila sistem pendidikan diperbaiki lagi dan di tinjau ulang. Kadang para petinggi pendidikan kurang peka dengan semua ini, mereka hanya memenuhi tuntutan pemerintah dan jarang memperhatikan hal-hal yang kecil tapi sangat berharga.
Seharusnya mereka diuji sesuai dengan kompetensi yang telah mereka kuasai dan sesuai dengan keahlian mereka. dan mereka tidak di tuntut untuk harus menguasai semua hal, karena itu sangat memberatkan. Ujian Nasional tidak harus menjadi patokan, boleh saja diadakan Ujian Nasional hanya sebagai evaluasi belajar saja, tapi kalau sebagai patokan keberhasilan pembelajaran itu sangat merugikan. Boleh jadi anak yang lulus Ujian Nasional dengan nilai bagus adalah anak-anak yang kesehariaanya mereka bermalasan dan ketika ujian mereka mendapatkan contekan sehingga dia mendapatkan hasil yang bagus. dan boleh jadi anak yang tidak lulus Ujian Nasional adalah anak-anak yang mempunyai bakat tertentu dan anak yang mempunyai moral yang baik, dan itu sangat disayangkan apabila itu sampai terjadi.
Secara psikologis, anak-anak yang akan menempuh Ujian Nasional mempunyai tingkat ke-stres-an tinggi daripada kesehariannya. Mereka tertekan dengan tuntutan yang harus mereka jalani dan mereka sangat terbebani. Dan banyak diantara mereka yang melakukan tindakan yang tidak wajar untuk menutupi ketegangan mereka dan itu sangat merugikan sekali.
Guru-guru juga demikian. Mereka melakukan banyak cara agar muridnya bisa lulus ujian, baik dengan cara yang baik sampai melakukan hal-hal yang kurang baik pula. Kalau sudah demikian, dimanakah nilai moral kita sebagai penerus bangsa ini. Disatu sisi kita ingin menjadikan peserta didik kita menjadi siswa yang mempunyai nilai moral tinggi tapi disisi lain kita bisa melakukan banyak hal untuk memenuhi tuntutan yang kadang membuat beban bagi kita.

Lalu apa yang harus kita lakukan?
Ujian Nasional untuk sementara masih harus kita hadapi, karena kita masih dibawah naungan departemen yang mengharuskan ada evaluasi yang terukur meski masih dalam pro dan kontra. Tapi kita harus bisa menyiasatinya agar kita selamat menghadapinya tanpa harus ada coretan hitam pada diri kita.
Mulailah dari diri kita dan salurkan pada peserta didik kita. Caranya adalah ajak mereka untuk berlaku jujur dalam melakukan suatu hal. Bimbing mereka dengan menanamkan moral-moral yang bagus agar mereka lebih bersikap rendah hati.
Berikan merekan semangat dan kata-kata positif untuk menaikkan kepercayaan diri mereka. Dan ubah pola berfikir mereka bahwa UNAS bukan akhir dari segalanya dan bukan menjadi beban.. anggap aja sebagai evaluasi diri. karena UNAS bukan salah satu penentu keberhasilan seseorang. banyak anak yang tidak lulus UNAS tapi dia berhasil ke-depannya..
Jadi UNAS... siapa takut!!!
tetaplah semangat dan jujur.. itu adalah kunci untuk mengejar mimpi.

semoga bermanfaat ^_^

Saturday, 13 December 2008

Obrolan Pra Nikah



Wah lihat judulnya aja pasti seru deh and bikin penasaran bagi para Jomblowan and Jomblowati yang mungkin lagi binun nyari pasangan hidup hehehehehe…
Awalnya dari ngobrak-abrik buku nyari transkip nilai buat administrasi Diknas, eh ternyata nemuin buku agenda kecilku yang usang. Agenda itu setia menemani perjalanan kegiatanku mulai tahun 2005-2007 (coz udah ga muat, jd ganti buku). Sambil kecapekan iseng-iseng kubaca selembar demi selembar dan kadang tertawa sendiri kok bisa ya aku seperti itu hahahahaha. Trus aku terhenti pada lembaran yang tertulis disitu tanggal 26 Februari 2006, judulnya “Obrolan Pra Nikah”, materi yang disampaikan di Gedung Islamic Center Kota Batu oleh Ustadz dari salah satu partai Islam (wah lupa ga tak catet namanya). Dan kayaknya bagus buat dishare ma teman-teman pengunjung blogger ku ini. Dan ini kutulis sesui pemahaman saya dari pematerinya lho, kalo ada yang kurang kita diskusi disini aja and ga pake malu, dijamin bisa nambah wawasan kok.
So…. Are you ready…?

Sebelum nikah biasanya ada persiapan-persiapan khusus bagi wanita atau pria. Persiapan tersebut antara lain internal dan eksternal. Persiapan internal maksudnya, wanita atau pria yang ingin menikah harus mempersiapkan dirinya sendiri untuk menjelang pernikahan, baik spiritual, Tsaqofah Islamiyah, fisik, maupun finansial.
1. Spiritual
Untuk kesiapan dalam hal spiritual paling tidak wanita atau pria yang ingin menikah mempunyai aqidah yang kuat, ibadah yang istiqomah dan akhlaq yang mulia. Hal ini memang tidak mudah dilakukan, makanya kita harus persiapkan mulai sekarang atau mulai remaja. Bukankah kalau kita ingin dapatkan jodoh yang baik, paling tidak kita perbaiki dulu diri kita kan?
2. Tsaqofah Islamiyah
Kesiapan dalam Tsaqofah Islamiyah yaitu kesiapan diri kita dalam memahami ilmu-ilmu tentang syaria’t, mempunyai pemahaman tentang ilmu-ilmu yang bersifat kontemporer, dan juga mempunyai skil atau keahlian yang masing-masing orang berbeda satu dengan yang lain. Kenapa demikian, karena ketika kita menikah maka kita harus siap dengan resiko dan keadaan apapun dalam rumah tangga, dengan mempunyai pemahaman tentang ilmu-ilmu tersebut kita bisa mempunyai bekal dalam membina keluarga yang lebih berkompeten dari keluarga yang lainnya.
3. Fisik
Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, sepertinya pepatah ini sering kita dengar mulai aku kecil sampai dewasa saat ini. Dan itu memang benar, apabila badan kita sehat maka otomatis akan menimbulkan kekuatan dan semangat pada jiwa kita. Bagi wanita dan pria yang ingin menikah, cobalah untuk berhidup sehat mulai sekarang, dengan tidak merokok dan menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Jangan sampai suami atau istri kita nanti akan diribetkan dengan penyakit yang diderita oleh kita akibat pola hidup kita yang tidak sehat. Dan itu sangat berpengaruh dalam kelangsungan hidup berumah-tangga. Keluarga yang sehat akan menciptakan hubungan yang harmonis antara satu sama lainnya.
4. Finansial
Kesiapan finansial juga sangat penting sebelum kita melangsungkan pernikahan. Meskipun dengan acara yang sangat sederhana, paling tidak tetangga kita mengetahui kalau kita sudah menikah agar tidak menimbulkan fitnah. Untuk itu persiapkan diri dengan menabung mulai sekarang atau investasi barang berharga yang mungkin akan dibutuhkan untuk pernikahan kita agar kita tidak memberatkan orang tua.

Untuk persiapan eksternal yang harus kita lakukan antara lain :
1. Mengkondisikan orang tua, kita harus melibatkan orang tua dalam hal mempersiapkan calon suami atau istri. Sangat penting sekali persetujuan dari orang tua atau ridho orang tua. Tidak sedikit pernikahan yang gagal karena tidak manut sama orang tua, dalam hal syari’at tentunya. Kalau diluar itu kita boleh menentang dengan cara memberi pengertian yang baik kepada orang tua tanpa harus menyakiti hati mereka. Ingat keridhoan Allah adalah didalam keridhoan orang tua, dan kemurkaan Allah adalah kaena murka orang tua juga.
2. Mengkondisikan masyarakat, lha ini aku yang kurang faham apa maksudnya. Mungkin sebelum menikah kita perlu untuk memberitahu mereka bahwa kita sudah mempunyai calon, agar orang yang ingin melamar kita mengetahui dari masyarakat sekitar bahwa kita sudah akan menikah, sehingga akan mengurungkan niatnya untuk mengajukan lamaran.
3. Musyawarah, ini perlu dilakukan dengan keluarga besar kita (apabila ada dan diperlukan) dalam memilih calon istri atau calon suami. Karena keterlibatan keluarga sangat berpengaruh dalam mempersiapkan segala sesuatunya.
4. Istiharoh. Wah ini yang paling penting dilakukan sebelum kita menuju pernikahan. Apabila sudah ada yang mengkhitbah kita atau kita menemukan calon yang menggetarkan hati, segeralah meminta petunjuk kepada Allah melalui sholat istikhoroh (sesuai dengan pemahaman masing-masing) agar kita bisa sreg ngejalanin pernikahan kita kelak. Allah yang mengatur jodoh seseorang, dan bila sudah medapat jawaban, maka terimalah ketentuan dari Allah itu baik atau buruk. Kadang apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah, dan begitu pula sebaliknya.

Hal lain yang perlu disiapkan sebelum menikah adalah seorang calon istri atau calon suami. Tidak lucu kan kalau kita udah pengen nikah tapi tidak ada yang diajak menikah hehehe…. Kalo menurut pematerinya, ada beberapa kriteria-kriteria khusus dalam mencari calon istri atau suami, antara lain :
1. faktor fisik yaitu kecantikan atau ketampanan, tapi cantik dan tampan relatif sekali menurut masing-masing individu dan berbeda sekali pandangan tiap orang. Menurut saya cantik dan tampan tidak hanya dilihat dari fisik saja, tapi cantik atau tampan dari dalam (hati) lebih diutamakan.
2. kekayaan, yaitu harta yang dipunyai sang mempelai wanita atau pria sebagai jaminan hidup berumah-tangga. Bagi pria ini sangat penting, karena tidak mungkin menikah tanpa membawa harta apapun. Padahal kewajiban seorang suami adalah menafkahi anak dan istrinya.
3. status sosial, yang dimaksud disini bukan orang yang berasal dari kalangan elit atau bangsawan, tapi kita melihat calon istri atau suami dari lingkungan sekitarnya. Apakah dia dari keluarga yang baik, keturunan yang baik, dan dari lingkungan yang kondusif. Kita juga melihat dengan siapa dia bergaul dan bersosialisasi, orang mengatakan kalau kita ingin melihat apakah seseorang itu baik atau buruk, maka lihatlah teman terdekatnya. Karena teman terdekat sangat berpengaruh bagi kehidupannya.
4. faktor agama dan akhlaq. Ini adalah faktor yang sangat penting dalam memilih calon istri atau suami. Karena untuk menuju rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah dan Rohmah, minimal kita mempunyai pengetahuan agama yang kuat dan akhlaq seperti yang ditauladankan Rosulullah kepada kita dalam kehidupan sehari-hari.
5. mempunyai sifat penyayang dan subur. Penyayang disini maksudnya calon istri atau suami harus memiliki sifat penyayang pada sesama, pemateri memberi masukan apabila kita ingin memilih calon suami yang penyayang, maka lihatlah apakah dia menyayangi keluarganya (adik dan orang tuanya), Insya Allah kalau dia akan menyayangi kita dan keluarga kita.
Subur dalam hal ini calon mempelai tidak mandul, karena salah satu tujuan menikah adalah untuk mempunyai keturunan. Adanya anak ditengah-tengah keluarga akan memperkuat suatu pernikahan.
6. memilih yang gadis atau jejaka, untuk kriteria ini sangat dianjurkan, karena bila seseorang yang masih gadis atau jejaka maka rasanya akan berbeda (kata pematerinya lho). Tapi bisa saja diabaikan kalau memang untuk kemslahatan, seperti Rosulullah yang menikahi seorang janda demi kemaslahatan umat.
7. sekufu maksudnya adalah mempunyai kesamaan. Baik dalam hal kesamaan usia (suami lebih tua 2-5 tahun), wajah, kekayaan, intelektualitas, dan kesamaan haraqoh (pergerakan). Mungkin hal ini kadang tidak berpengaruh, tapi dengan sedikit kesamaan maka akan dapat meminimalkan pertengkaran-pertengkarang kecil akibat perbedaan prinsip. Dan kadang bisa menimbulkan perceraian bila tidak mengolahnya dengan baik dan saling memahami satu sama lain. Ingat banyak artis yang kawin cerai dengan alasan perbedaan prinsip, mungkin dimulai dari tidak sekufu itu tadi.

Wah ternyata cukup banyak yang dibahas, mungkin tidak akan selesai kalo harus ditulis disini. Tapi paling tidak dapat menambah wawasan kita tentang gimana seh kiat-kiat jelang pengen nikah, biar kita bisa rancang rambu-rambu agar gak kaget hehehehe…
Terakhir, bagi para jomblowati (like me) yang mungkin sudah waktunya menikah coba deh pasang kuda-kuda biar kita dapet suami yang sholeh yang bisa ngebimbing kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat (berat ya calon suaminya :p). Lha untuk itu, kita coba sholihah dulu biar dapet yang sholeh. Katanya Rosulullah istri yang sholihah itu “Bila diapandang menyenangkan, Bila suami menyuruh dia mentaati, dan Bila suami pergi istri dirumah menjaga harta suami, anak, dan kehormatan suami”. Wah jadi Pe-eR nich bagi penulis sendiri hehehehehe….

Mungkin itu saja ilmu yang bisa saya bagi ke pembaca, kalau ada salahnya itu murni dari saya bukan dari pematerinya (pemahamanku yang kurang) dan kalo ada benarnya itu semua dari Allah SWT. Semoga kita semua mendapatkan pasangan yang sesuai dalam pandangan Allah, cocok dengan kita, dan bisa membawa rahmat bagi keluarga kita kelak. Amin….
Sepurane Rek… lek salah :p
Salam Jomblo :p

Thursday, 4 December 2008

DuSTa

Hemm... dari judul diatas semua sudah tahu bahwa itu berkonptasi jelek dan merupakan perbuatan yang kurang terpuji. Tapi kita sebagai manusia terkadang kurang sedap bila lisan kita tidak berbumbu dusta dalam berucap. Meski dengan bercanda atau tidak, yang namanya dusta pokoke enak aja and kalo udah keenakan jadi terbiasa. Padahal akibatnya sangat buruk untuk masa depan, artinya banyak mudhorotnya bagi dirinya sendiri dan orang lain juga.
Rosulullah pernah menasihati 'Uqbah bin amir ketika dia bertnya tentang keselamata, lalu baginda bersabda yang maksudnya : " Peliharalah lidahmu, betahlah tinggal di rumahmu dan tangisilah dosa-dosamu."(HR Tirmidzi, hadis hasan).

Pengaruh buruk dari dusta adalah :
1. Menyebabkan keraguan kepada dan di antara manusia.
2. Terjerumusnya seseorang kepada salah satu tanda munafik.
3. Hilangnya kepercayaan.
4. Memutarbalikkan Kebenaran.
5. Dusta menjalar dari hati ke lidah, maka rusaklah lidah itu, lalu menjalar ke anggota badan, maka rusaklah amal perbuatannya sebagaimana rusaknya lidah dalam berbicara.
Tuh kan banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan dari dusta, apalagi kita sebagai muslimah. Tapi tak ada manusia yang sempurna, mungkin kita selalu berbuat dusta (terutama saya), tapi setidaknya kita berusahalah untuk jujur, paling tidak jujur kepada dirinya sendiri. "Sesungguhnya kejujuran itu menuntun kebada kebajikan, sedangkan dusta menuntun kepada kedurhakaan". (Muttafaq 'alaih).
Semoga tulisan di atas dapat menjadi pelajaran dan perubahan bagi saya sebagai hamba yang masih suka berdusta dan dhoif ini. Amin...

Saturday, 15 November 2008

Laskar Pelangi on the Movie


Hemm…. Sungguh mengagumkan…. tangis, tawa, sedih, gembira, seolah kita terbawa ke alam Laskar Pelangi yang begitu jujur dan natural. Meski banyak yang belum tersampaikan seperti pada novelnya, namun sudah cukup bagus untuk mewakili visualisasi novel karya Andrea Hirata yang best seller itu. Dan aku menilai 99,99 % deh khusus untuk Laskar Pelangi meskipun aku tidak ngerti tentang perfilman.

Penggambaran tokoh yang sangat natural, permainan akting bocah-bocah yang mengagumkan dan penuh ekspresi mampu membawa penonton larut dalam emosi dan semangat mereka. Air mata yang mahal jatuh dari kelopak mataku pun ikutan meleleh tanpa harus dipaksa, bahkan salah satu teman guru yang ikutan nonton gak terasa sudah menghabiskan bergulung-gulung tisue karena menyaksikan Laskar Pelangi yang begitu menyentuh.


Laskar Pelangi memang tidak salah mencapai jutaan penonton, dan itu terbukti dalam salah satu berita di station televisi swasta bahwa Laskar Pelangi mendapatkan Rekor Muri setelah sebelumnya diduduki oleh Ayat-Ayat Cinta the movie.
Cerita yang sarat akan pendidikan membuka kaca mata kita bahwa masih ada sekolah yang mampu berprestasi di tengah serba kekurangan bahkan sangat-sangat kekurangan sekali. Keteguhan murid untuk belajar dengan segala cara yang ditempuh membakar semangat seorang guru untuk terus bangkit dalam mengamalkan ilmunya. Seorang Lintang yang selalu berusaha datang lebih pagi ke sekolah meski jarak yang ditempuh sangat jauh dan harus melewati sarang buaya, Kucai yang harus membantu orang tua-nya untuk bekerja di pabrik timah yang panas dan menyengat, Harun yang meski tak mampu lagi berfikir tapi dia masih bersemangat untuk belajar dan banyak lagi anggota Laskar Pelangi yang penuh semangat dalam mengejar cita-cita tertinggi mereka. Sungguh pelajaran yang bagus di tengah situasi saat ini, disaat banyak tayangan anak-anak yang kurang mendidik.

Tak lupa perjuangan Pak Harfan yang selalu menanamkan nilai-nilai Islam dengan kelembutan, tidak menggurui, kalimat-kalimat santun penuh makna, dan mampu membawa murid-muridnya mengerti makna Islam sesungguhnya. Pesan moral yang masih selalu ku ingat adalah “Hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya”. Beliau selalu menekankan kepada pendidik untuk mendidik dengan hati, serta selalu tanamkan keimanan pada setiap ilmu yang diajarkan. Bu Muslimah pun tak kalah baiknya, pengajar tanpa pamrih yang patut ditiru oleh para guru dan khususnya Aku. Tanpa lelah dan selalu berusaha yang terbaik bagi muridnya, semangat yang ditimbulkan membuatku kagum dan itulah gambaran guru yang sebenarnya. Pahlawan tanpa tanda jasa sebenarnya…

Meski tak bagus aku menggambarkan semua tentang Laskar Pelangi, tapi aku sangat tersihir dengan cerita yang menimbulkan semangat baru bagiku. Berawal dari keminimalan tapi menghasilkan karya terbesar. Dan semoga dapat kupetik hikmah dan dapat kuamalkan dalam setiap langkahku mengamalkan sedikit ilmu di Almamater tercinta SMP Muhammadiyah 8 Batu.

Wahai guru, bersemangatlah… lakukan yang terbaik…tak harus butuh fasilitas dan finansial bagus…hasilkan anak bangsa yang berkualitas dan bermoral…antarkan mereka mengejar mimpi-mimpi indah mereka…tawarkan kelembutan dan optimisme dalam diri mereka dengan keikhlasan…dan Allah akan menyandingkan engkau di singgasana terpuji bersama orang-orang yang mengamalkan ilmunya…

Jadi... yang belum nonton filmnya dijamin rugi deh coz asyik banget. Dan jangan lupa baca dulu novelnya baru nonton filmnya biar tambah sip dan nyambung.
Buruuuaaaaaaaaaaaaaaaaan ntar keburu habis tiketnya....

Friday, 14 November 2008

Because I'm Not a Wonder Woman

capek....
bosen...
lelah...
sebel...
benci...

kata-kata yang tak pantas diucapkan seorang hamba yang kerdil ini
bukti bahwa manusia telah kalah dengan nafsunya
tak bisakah sedikit syukur terucap
meski hanya dengan ucapan


sedikit cobaan saja membuat raga kalah
padahal itulah bukti kita dicintai
bukti kita masih dianggap
dan... mengeluh bukan solusi

But, I'm not a wonder woman
yang bisa kuat menahan cobaan
yang bisa melihat kenyataan dengan santai
yang bisa selalu tersenyum walau hati perih

semoga Allah selalu memberi ketabahan dan kesabaran bagiku
dan menjadikan diriku sebagai hamba yang mau bersyukur
Amin...

Wednesday, 29 October 2008

Workshop Laboran Laboratorium TIK

Wiiiih seneng banget tanggal 22-23 Oktober 2008, kami para laboran TIK diundang ke Surabaya tepatnya di Asrama Haji Sukolilo untuk mengikuti Workshop Laboran Laboratorium TIK se-Jawa Timur. Acaranya padet banget dan materi yang disampaikan bagus-bagus. Terima kasih kepada tutornya Pak Wiwik (SMPN 1 Probolinggo) yang udah bimbing kami dan tak lupa pada teman-teman kota Batu (atas tumpangannya), Kelas B ats sharingnya... Wes pokoe asik banget deh, moga aja kita diundang lagi biar nambah pengetahuan n teman tentunya.
Nich foto-foto kita hasil jepretan HaPe Koe... (maaf hasilnya jelek coz g bisa ngedit sih...)

Friday, 5 September 2008

Ramadhan Pertama

Ramadhan pertamaku sungguh sangat sibuk, mungkin karena harus kuliah yang jauh sekali n banyak tugas yang harus dikerjakan, but no problem puasa harus tetep jalan n program ramadhan harus dipenuhi hehehe...

Ramadhan pertama aku juga ikutan ta'lim. Ta'lim pertamaku aku bahas tentang aqidah.
Diceritakan pada sebuah hadist (maaf lupa tak catet), bahwa Rosulullah SAW ketika sedang memberi ceramah tiba-tiba datanglah seorang pria yang kemudia duduk di samping Rosulullah. Pria tersebut menempelkan lututnya ke lutut rosulullah, kemudian dia menanyakan kepada Rosulullah apa arti Iman, Islam, dan Ihsan. Kemudia Rosulullah menjawab. Iman adalah keyakinan hati bahwa Allah adalah Tuhan Pencipta, meyakini bahwa Rosulullah adalah utusan Allah, meyakini adanya malaikat Allah, meyakini akan kitab-kitab Allah, meyakini adanya hari qiyamat dan yakin akan takdir Allah.
Sedangkan Islam adalah bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Rosulullah sebagai utusan-Nya, melakukan sholat, mengeluarkan zakat, melakukan puasa, dan melaksanakan ibadah haji.
Ihsan adalah melakukan ibadah seolah-olah kita berhadapan dengan Allah langsung dan kita sedang dilihat oleh Allah.
Mungkin ini saja yang bisa saya share, kalau ada tambahan silahkan tulis di komentar.
sesungguhnya kebenaran datangnya dari Allah dan apabila ada kesalahan itu datangnya dari saya sendiri. Met ibadah puasa ya :)

Thursday, 21 August 2008

Jelang Ramadhan

Alhamdulillah, tinggal menghitung hari aja udah nyampai lagi bulan suci Ramadhan. Bulan yang sangat mulia dan berlimpah pahala. Perlu kesiapan khusus untuk jelang puasa, misalnya kesiapan fisik harus fit, rohani juga harus ditata lagi, niat juga harus diluruskan dan yang sangat penting adalah hubungan dengan sesama manusia.
Untuk itu, sebelum puasa menjelang, Aku... orang yang punya blog ini, Memohon Maaf dengan ketulusan hati kepada semua pengunjung, atau yang pernah aku kenal. Baik yang pernah aku sakiti secara sengaja atau tidak dan yang pernah tersinggung dengan tulisan-tulisan di Blog ini. Semoga dengan maaf dari semua orang, ibadah Ramadhanku lebih plong and mendapat tempat disisi Allah. Dan apabila ada yang pernah menyakiti diriku, baik lahir or batin, Aku dengan segala kekuranganku akan memaafkan segala kesalahan. Semoga kita semua dapat beribadah dengan lancar dan bertemu di hari Fitri dengan kebersihan hati. Amin Ya Robbal 'Alamin.

...::MARHABAN YAA RAMADHAN::...

Saturday, 26 July 2008

Aktivitas Baru

Alhamdulillah... aku masih diberi kesempatan untuk mengabdi lagi, mengamalkan sedikit ilmuku dan bertemu dengan murid-murid tersayang. Setelah 2 minggu aku off, akhirnya aku bisa aktif lagi. Meski liburanku serasa tak libur, aku bersyukur bahwa aku masih diberi kesempatan untuk berkreasi. Tahun ajaran ini agak sedikit lebih berat bagiku, amanah yang diberikan bertambah lagi. Jadi wali kelas 9..!!! sungguh tak aku sangka, mendengarnya saja tanganku bergetar mengingat beratnya amanah yang akan dipikul. Aku harus bisa mengantarkan siswaku menuju kelulusan dengan sekuat tenagaku. Sempat minder... karena dengan kemampuanku yang pas-pas-an, sifat ke-ibuan ku yang kurang, aku berusaha menerima dengan penuh keyakinan. Alhamdulillah, aku mempunyai teman-teman guru yang selalu mensupport diriku, coz aku tergolong guru paling muda 'n belum ada tanggung jawab rumah tangga. Semoga aku bisa menjalaninya dengan ikhlas dan penuh optimis coz ini adalah pengalaman baruku

Tuesday, 15 July 2008

Liburan Paling Seru

Subhanalloh...hanya itu kalimat yang bisa saya ucapkan setelah mengikuti Liburan Seru di Kota Apel. banyak sekali manfaat dan ilmu yang bisa didapat di sana. Sebagai panitia, biasanya kita dituntut untuk profesional dalam bekerja dan otomatis kita tidak bisa mengikuti kegiatan yang kita adakan sendiri. Tapi sangat tak ku bayangkan, ternyata disana meskipun menjadi panitia, kami dilibatkan secara langsung dalam acara tersebut.

Kami juga mendapatkan materi yang sama dengan peserta lainnya, mengikuti ikhtibar juga meski dengan keterbatasan waktu kami dikarenakan harus mengurus acara juga. Banyak sekali ilmu yang kami dapatkan, apalagi aku sendiri yang masih awam tentang agama, selama empat hari tiga malam aku bisa merasakan "nyantri" disana dengan sangat menyenangkan.
Materi yang sangat sederhana dan sangat berkaitan dengan kegiatan sehari-hari disampaikan oleh ustadzah-ustadzah yang sangat berkompeten didalamnya dengan cara yang menarik, enak didengar, tidak terkesan menggurui, nggak bosen, nggak bikin ngantuk, dan dari sanad yang jelas tentunya tidak asal ngambil dari buku. Kami diajarkan bagaimana cara wudhu yang benar, sholat yang benar, materi tentang haid (karena khusus wanita), dan sedikit menghafal hadits pendek.
Jumlah peserta yang melebihi kapasitas membutuhkan kerja keras pantia, apalagi dengan adanya peserta yang masih di bawah 13 tahun yang bersemangat sekali untuk ikutan. Vila yang terletak di Kota Batu tepatnya di Songgoriti sangat mendukung sekali untuk kegiatan ini dengan game-game menarik dan rame tentunya.
Karena dengan kegiatan dan acara yang menyenangkan tak terasa juga hari berlalu, padahal aku pribadi sangat betah untuk berlama-lama disana, karena untuk mengkaji ilmu agama tidak mengenal kata "ga ada waktu". Kapan lagi kita punya waktu kalau tidak kita manage dari kita sendiri. Setelah dari acara ini aku ingin semuanya bisa diamalkan dengan baik dan istiqomah, biar apa yang telah kita dapatkan bisa bermanfaat bagiku khususnya.
Tidak ada kata terlambat untuk berubah, tidak ada kata tak punya waktu untuk belajar, tidak ada kata malu untuk bertanya. Kata Rosulullah, carilah ilmu mulai dari ayunan Ibu sampai ke liang lahat. Allah sendiri menurunkan wakyu pertama kali adalah Iqra' yang artinya bacalah, itu artinya kita diperintahkan Allah untuk menuntut ilmu. Karena menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi seorang muslim. Selama nyawa masih nempel, apa salahnya kita berlomba-lomba nyari ilmu.
Jadi inget pepatah Aa Gym... mulai dari hal yang kecil, mulailah dari sekarang... Insya Allah tak ada kata terlambat untuk berubah menjadi baik. Semoga Allah selalu memberi manfaat ilmu bagiku, memberi jalan istiqomah kepadaku. Amin...
So... itu aja sekilas liburanku yang sangat seru dan sangat menyenangkan... Go.... panitia... gue salut ma kalian... semoga kita bisa kerja bareng lagi di acara Ramadhan nanti.... hehehehehe... asal masih hidup n' kuat